Kamis, 21 November 2013

WANITA ADALAH UMPAN IBLIS PALING EFEKTIF UNTUK MENJERAT MANUSIA

Sumber: disunting dari Makalah CAI 2005.

Wanita memang identik dengan keindahan, berbagai gambaran tentang wanita, sekuntum bunga, bulan purnama, intan permata dan yang lainnya.
Ketertarikan kaum lelaki terhadap perempuan bukanlah sesuatu yang luar biasa, itulah naluri kemanusiaan yang di anugrahkan Allah kepada kaum lelaki, begitupun sebaliknya. Namun bedanya sebagian perempuan lebih bisa menutupi perasaannya. Dalam potongan ayat surat Ali Imron:1 4 yang artinya: “Dijadikan indah pada (pandangan) kecintaan manusia kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita…”
Tetapi ketertarikan lelaki pada perempuan yang berlanjut pada suatu hasrat untuk memilikinya, bukannya bebas tanpa adanya aturan dan batasan namun tetap harus berpegang teguh pada hukum dan garis agama, serta norma susila yang diridhoi oleh Allah.
Sebagai wanita sudah seharusnya memahami akan kodratnya sebagai wanita, bahwa hakikinya wanita diciptakan bukannya sekedar sebagai budak nafsu dan pelampiasan kebutuhan seksual. Wanita adalah makhluk yang mulia dan patut dimuliakan, wanita sebagai istri, ibu, pendamping setia, partner dan mitra dalam perjuangan dan pendidik utama bagi anak-anaknya.
Dalam hal ini wanita muslim supaya betul-betul menyadari dan memahami bahwa dirinya telah dijadikan umpan dan ranjau oleh syetan untuk melumpuhkan dan menjerat kekokohan hati lelaki. Maka dalam aktivitas sehari-hari seperti berdandan, berpakaian, bergaya dll berniatlah untuk ibadah. Ingatlah Sabda Rasul SAW “Perempuan adalah aurat, ketika keluar maka syetan menghiasinya”. Itulah mengapa setiap wanita selalu terlihat menarik.

Maka wanita islam telah dinasihati agar berpakaian yang sopan dan menutup aurat, tidak ketat, tidak tipis sehingga tidak memancing birahi lawan jenis “JANGAN BERPAKAIAN TAPI TELANJANG”. Serta bersikap santun dan ramah agar terkesan berwibawa dan dihormati. Jangan membantu perjuangan syetan untuk menghancurkan agama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar