Selasa, 26 November 2013

Pantun, Puisi, Iklan dan Resensi Buku karya Murid SMP

Sore itu aku sedang membereskan buku-buku yang telah tersimpan cukup lama di lemari. Bukunya lumayan banyak, ada buku paket , LKS dan buku catatan sewaktu aku sekolah dulu (serasa uda tua aja). Aku pun bernostalgia kembali membuka-buka dan membacanya. Kuperhatikan, ternyata saat sekolah dulu aku cukup rajin mencatat, dan tulisanku cukup rapi. hehe..  Dan aku cekikikan sendiri ketika membaca puisi, pantun, cerpen,pidato  dan berbagai karangan hasil karyaku yang lainnya dalam buku catatan Bahasa Indonesiaku. Berikut aku bagi dengan kalian, pantun, puisi, iklan dan resensi buku karya seorang murid SMP.

Pantun Anak (dapat nilai 8 dari guru^^)

Aku punya teman lama
Yang diajakjalan-jalan
Aku merasa gembira
Karena dapat uang jajan

Air panas dan mendidih
Disimpan di meja panjang
Hati gelisah dan sedih
Karena Ibu belum pulang


Pantun Nasehat (tidak ada nilai)

Ayah pulang dari Angkrek
Dengan membawa oleh-oleh
Biarlah pacar jelek
Asalkan orangnya sholeh

Buat apa membeli batik
Kalu tidak membeli jeruk
Buat apa berwajah cantik
Kalau punya hati yang buruk

Puisi
Arti Kebersihan
(dapat nilai 8 dari guru^^)

Air yang meriak terkena desiran angin (majas sinestesia)
Hidung yang mencium bau busuk (majas hiperboul)
Bau busuk yang semerbak menghiasi sekolahku (majas hiperboul)

Oh sungaiku,
Airnya jernih seperti susu cokelat (majas ironi)
Baunya harum seperti bangkai (majas ironi)

Tak tega aku melihatmu
Dicemari manusia yang tak tahu
Akan arti kebersihan

Hai teman-temanku!
Cintailah kebersihan
Seperti kau mencintai dirimu sendiri


Angkot 04
(dapat nilai 8 dari guru^^ #lagi)

Dari jauh 04 tersenyum padaku (majas metonimia dan personifikasi)
Berjalan cepat menghampiriku (personifikasi)
Kau selalu mengantarku (asonansi)
Kemanapun tempat yang ku tuju
Seakan setia setiap saat (aliterasi)

Warnamu yang cokelat berpadu merah (pleonasme)
Membuatku kagum padamu (asonansi)
Walau perjalananmu yang amat panjang (hiperboul)
Kau tak pernah merasa lelah
Dan menjalaninya dengan tabah (hiperboul)
Terimakasih 04 (metonimia)


Kemarau Panjang (dapat nilai 8 lagi dari guru^^)

Musim kemarau tiba
Hutan-hutan memulai kehancurannya
Pohon-pohon berdiri tegak dengan lesu
Rumput-rumput yang kering
Seakan tak bergairah dengan kehidupan

Wahai manusia,
Tidakkah kau peduli pada alammu sendiri?
Tidakkah kau sayang pada pohon-pohon gersang itu?
Ingatlah,
Hutan adalah paru-paru dunia


Jasa Seorang Ayah (nilainya 8 juga^^)

Ayah…
Setiap hari kau membanting tulang
Hanya demi sesuap nasi
Hanya demi menghidupi keluargamu
Yang sangat kau sayangi

Ayah…
Engkau bagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau adalah pahlawan keluarga

Ayah…
Jasamu sangat besar
Harus dengan apa aku membalasmu?
Hanya sebuah do’a
Yang dapat kupanjatkan
Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa


Kenangan Terindah (lagi, nilai 8^^)

Tiga tahun lamanya
Kita selalu bersama
Belajar bersama
Mencari ilmu bersama
Bercanda bersama
Tertawa bersama

Suka dan duka kita lalui bersama
Tawa dan tangis kita lewati bersama
Cobaan dan rintangan kita hadapi bersama

Sahabatku…
Walau waktu memisahkan kita
Walau usia menjauhkan kita
Kau tetap sahabatku
Yang tak pernah kulupakan
Untuk selama-lamanya



Iklan
Bagus Tidak Harus Mahal
(Nilai cuma 7,5 padahal ada gambar kursinya,mungkin karena penulisan “mebeul” yang keliru,  harusnya “meubel” tapi ya tetap disyukuri^^)

Segera kunjungi Feby Mebeul di Jl. Sudirman No. 345, Bandung. Hanya di Feby Mebeul yang menyediakan barang-barang furniture berkualitas tinggi dengan harga paling murah. Dapat dibayar cash atau kredit. Barang dapat diantar gratis tanpa dipungut ongkos antar.
Jadi, pastikan anda hanya datang ke Feby Mebeul, bukan yang lain. Karena, bagus tidak harus mahal.

Resensi Buku (score 8 again^^)

Penyunting      : Feby dan Amelia
Judul               : Lukisan
Pengarang      : Gola Gong
Penerbit          : Balai Pustaka
Tahun terbit    : 2001
Tebal               : 43 halaman

Buku yang beralur maju ini, menceritakan seorang anak perempuan berusia 17 tahun yang bernama Febri. Sebagai anak tunggal, Febri selalu dikekang dan diawasi oleh orang tuanya. Dengan bantuan seorang laki-laki bernama Tomo, Febri dapat menunjukkan kepada orang tuanyabahwa ia adalah seorang perempuan dewasa yang mempunyai hasrat, pandangan, pendirian dan tujuan hidup sendiri.

Dari kisah ini, dapat diambil pelajaran tentang bagaimana seharusnya orang tua mendidik anaknya dan sikap seorang anak kepada orang tuanya. Karena itulah, buku ini layak dibaca oleh seluruh kalangan masyarakat.selain itu, bahasanya mudah dimengerti. Susunan kata-katanya mumudahkan kita untuk memahami gambaran kejadian-kejadian yang sedang diceritakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar