Senin, 20 Januari 2014

Seniman cilik^^

Coba tebak, siapa (atau mungkin umur berapa) yg bikin gambar2 di bawah ini?^^

(BEST FRIENS FOREVER)

(I LOVE MY FAMILY)

(I LOVE ALLOH)

(I LOVE MUHAMMAD)

Kalau ini?^^

(judul: Houses)

(judul: CITY)


(judul: Jakarta_ceritany yg putih tu gambar monas)

(judulnya: Rumag Gadang Sumbar)

(dikasih judul: siang yang sejuk)

(judul: rainbow)

(ceritanya gedung sate)

aga amazing juga, waktu buka laptop ada gambar2 kaya gini. ternyata adik2 ku yg bikin semua ini (umur SD), jd slama ini suka minjem laptopku, kupikir mreka maen game, trnyta ga juga *astagfirullooh, ud suudzon, maap ya.
Aku sebagai kaka hanya bisa mendukung, dan mendoakan, semoga cita-cita kalian bisa tercapai. 
Tetap semangat dan teruslah berkarya!^^


Dukung hebatnya anak!
(jd kya iklan, maap ya, gak maksud ko)
Tetap semangat dan teruslah berkarya^^

Narkolepsi?

Istilah narkolepsi mungkin masih asing di telinga kebanyakn orang, termasuk untukku. Sampai akhirnya aku searching di internet terkait dengan gejala-gejala aneh yang timbul dalam diriku. Mungkin aku terlalu lebay. Tapi aku benar-benar mengalami gejala aneh yang belum pernah aku alami sebelumnya.

Sebelum masuk ke universitasku saat ini, kehidupanku masih sangat normal. Ketika satu tahun berkuliah, gejala aneh mulai muncul, yaitu ‘ngantukan’.  Mungkin hampir semua orang pernah mengalami yang namanya ‘ngantuk’  bahkan ‘ngantukan’ (kebiasaan suka ngantuk yang berulang-ulang). Tapi yang ku alami sangatlah aneh, yaitu aku bisa tidur kapan pun dan dimana pun, bahkan tanpa proses ngantuk sama sekali. “Tiba-tiba tidur” disaat sedang mengetik sms, ketika sedang mengobrol, berdiri di bis/kereta bahkan ketika solat dan berdoa pun aku pernah mengalaminya (Asatagfirullooh, ampunilah dosa hamba-Mu ini Ya Alloh).

Semua temanku di kosan, di kelas dan di pengajian sudah mengetahui kebiasaan jelekku ini. Karena kebiasaan ini, aku pernah sampai kena teguran dari guru ngaji, disamperin dosen, di’bully’ temen, bahkan mengakibatkan hal yang membahayakan, merugikan sekaligus memalukan.

Hampir di setiap pengajian, kuliah bahkan ujian aku mengantuk, atau lebih tepatnya tidur. Sudah tak terhitung berapa kali banyaknya. Aku pernah tidur 2 jam pelajaran penuh di kelas mikrobiologi dari awal hingga akhir kuliah, padahal di akhir kuliah itu ada kuis berupa pertanyaan seputar materi yang baru saja disampaikan. Alhasil, akupun menjawab sekenanya, dan entahlah dengan hasil kuis itu.

Pernah juga ketika praktikum Pengenalan Komputer di laboratorium komputer. Ketika asisten praktikum sedang menjelaskan materi, aku malah sempat-sempatnya tidur di depan komputer yang sedang beroperasi, sampai-sampai temanku mengabadikannya lewat foto tanpa aku sadari, dan dia meng’upload’nya di grup kelas. Haduuh, malunya diriku. Teman perempuan dekatku, sampai memiliki koleksi foto diriku yang sedang tidur dengan berbagai macam ekspresi. Dan dia menjulukiku sebagai ‘bayi gede’ karena kerjaannya tiduuuur mulu. Huft,

Ketika aku mengantuk di kelas kuliah yang dosennya lumayan killer, aku pernah ditegur, “heh, kamu, ngantuk ya, sana keluar ke kamar mandi dulu, cuci muka”. Sontak saja, aku langsung terbangun dan keluar kelas dengan muka yang merah karena malu. Ketika saatnya ujian mata kuliah itu, entah kenapa akupun merasa ngantuk sekali. Padahal waktu itu aku duduk paling depan tepat di hadapan beliau. Begitu melihat aku yang tertunduk begitu lama tanpa mengangkat wajah lagi dan tidak menulis sama sekali, beliau menghampiriku, dan berkata “cepat kumpulkan kertas ujiannya”, padahal waktu untuk mengerjakannya belum habis. Aku kaget dan menjawab, “belum selesai Bu”. “lalu kenapa kamu malah tidur? cepat kumpulkan saja kertasnya”. “iya maaf bu, tapi saya belum selesai”. Lalu beliau mengambil kertas ujianku, membolak-baliknya dan membaca nama serta nomor induk mahasiswaku. Jantungku berdegup kencang, ‘apa yang akan dilakukannya terhadapku?’. Akhirnya beliau mengembalikan lagi kertas ujianku, “cepat selesaikan ujiannya”. “baik bu”. Sambil menahan kantuk, aku pun berusaha menyelesaikan ujian semampuku. Selang beberapa hari sebelum dikeluarkannya nilai, tersebar pengumuman bahwa beberapa mahasiswa harus mengikuti ujian perbaikan, dan salah satunya adalah aku. Padahal nilai ujian mahasiswa yang lain kebanyakan sangatlah bagus. Tapi tak apa, aku memang merasa belum maksimal dalam mengerjakan ujian saat itu. Aku pun kembali belajar semampuku. Alhamdulillah, ketika ujian perbaikan aku tidak mengantuk dan perasaan bisa menyelesaikan semuanya. Tapi setelah hasilnya keluar, tak satu pun mahasiswa yang mengikuti ujian perbaikan itu mendapatkan nilai yang lebih baik, dan kami sendiri pun merasa heran. Temanku sudah menanyakannya kepada dosen, tetapi tidak memperoleh jawaban yang diinginkan. Apa boleh buat, satu tahun berikutnya aku mengambil mata kuliah tersebut kembali. Hanya satu mata kuliah itu di semester itu. Aku sama sekali tidak menyesal, cukup dijadikan pelajaran saja. Bahwa ngantuk bisa menyebabkan akibat yang tidak diinginkan.  Setelah mengulang, Alhamdulillah hasilnya memuaskan, tanpa ada acara ngantuk dan tidur ketika ujian. Kalau ngantuk dikit pas lagi kuliahnya mah masih wajar kan. Hehe..

Yang lebih parahnya lagi, dan sangat membahayakan (jangan tiru adegan ini), aku pernah tidur ketika mengendarai mobil/motor tanpa aku sadari bahwa aku sedang mengantuk. Sungguh. Karena kelalainku, mobil yang kukemudikan pernah terguling dan tulang belikat tangan kananku patah. Padahal saat itu aku sedang membawa seluruh keluargaku, kecuali ayah dan adik laki-lakiku (berarti yang ada di dalam mobil saat itu perempuan semua, tapi untungnya tidak menyebabkan luka yang berarti). Sebenarnya aku merasa trauma untuk menyetir mobil kembali, tapi keluargaku terus mendorong dan memotivasiku, disamping karena kebutuhan juga sih (tuntutan profesi sebagai sopir, tukang antar-jemput ke sekolah dan pasar.ihihi). Tak lama kemudian, selang beberapa tahun, aku kembali menggulingkan diriku dan kendaraan yang sedang ku kemudikan. Kali ini motor, dan kali ini yang patah adalah pergelangan tangan kananku (kasian banget yang jadi tangan kananku. Maaf ya tangan, aku tak bisa menjagamu dengan baik, malah menganiayamu, semoga engkau mendapatkan balasan yang lebih baik dari sisi-Nya. Aamiiin). Lanjut, ketika ditanya “gimana proses kecelakaannya?”, aku hanya bisa menjawab “gatau, pokonya tiba-tiba  jatuh aja. tidur kayanya”, “ko bisa gitu? kesenggol kali ma orang, makanya jangan ngebut2, terus kalau cape/ngantuk istirahat aja dulu”, dan aku hanya bisa menjawab “iya”, dalam hati ‘justru itu masalahnya, aku ga nyadar klo aku lagi ngantuk, tiba2 tidur n tiba2 jatoh aja’ tapi ya mau gimana lagi, emang gitu kenyataannya. Huft, dan untuk saat ini aku masih “belum” diperbolehkan untuk membawa motor lagi oleh dokter maupun orang tuaku. 

Itu lah beberapa akibat paling fatal yang pernah aku alami sepanjang karir ke’ngantukan ku. Andaikan kalian bisa merasakannya, aku merasa seperti orang paling tidak berguna se dunia. Karena selama hampir 3 tahun lamanya aku menyia-nyiakan waktuku hanya untuk tidur dan mengantuk. Setiap kali tersadar dan terbangun dari ke’ngantukan atau ke’tidur’an ku, aku merasa menyesal dan merutuki diriku sendiri. Aku selalu berdoa dan memohon hingga air mataku berderai-derai. Dalam doaku, kupanjatkan semoga aku tidak mengantuk ketika mengikuti pengajian atau kuliah. Doaku terkabul, namun masih menunggu waktu, alias masih tertunda.

Aku sadar waktuku beristirahat dan tidur memang kurang dari 6 jam (bisa sampai 4-5 jam saja). Tapi aku perhatikan memang teman mahasiswa di kosanku hampir semuanya seperti itu, dikarenakan tuntutan profesi,  jadwal dan tugas yang padat. Tapi anehnya mereka tidak ada yang sampai separah diriku. Sampai aku menjumpai adik kelasku yang mengalami gejala yang hampir sama. Setelah aku tanya, ternyata dia sudah mengalaminya dari semenjak SMA. ‘aku tak sendirian’ pikirku, haha. Dan akhirnya kita saling memotivasi untuk keluar dari kebiasaan buruk yang sangat merugikan ini.

Sejujurnya, bukannya tanpa usaha aku ingin keluar dari kebiasaan buruk ini. Segala macam cara sudah aku coba untuk mengetahui penyebab dan ‘obat’ dari gejala aneh ini. Mulai dari ngemil permen asem banget, makan choki-choki sambil sembunyi2, minum kopi dingin, minum jus seger, makan yang pedes2, dan maasih banyak lagi. Namun hal itu tak bertahan lama.

Aku pun penasaran dan mencoba searching di internet. Selama pencarian itu, kutemukanlah istilah narkolepsi. Kata Mbah google,
Narkolepsi dalam bahasa awam, bisa dikatakan sebagai serangan tidur, dimana penderitanya amat sulit mempertahankan keadaan sadar. Hampir sepanjang waktu ia mengantuk. Rasa kantuk biasanya hilang setelah tidur selama 15 menit, tetapi dalam waktu singkat kantuk sudah menyerang kembali.
Kan ‘gue banget ya’, saking frustasinya, aku sampai memeriksakan diri ke dokter, dan darahku dicek. Hasilnya semua normal, dan dokterpun merasa heran. Aku hanya diberi suplemen penambah gizi dan vitamin dengan kandungan lengkap. Hasilnya tetap sama. Ketika aku mencoba dibekam, ternyata darahku beruap. Sang pem’bekam pun bertanya, “kamu suka ngantuk ya”,”iya Bu, ko tau?”, “darahnya ber’uap”. Terus  menurut beliau, kerja organ pencernaanku juga kurang maksimal. Meskipun asupan makananku cukup, tapi yang diubah menjadi energi sangat sedikit, sehingga menyebabkanku cepat lelah letih lunglai lesu letoi lol (pkonya 6 L dah) + ngantuk. Entah apa penyebabnya, genetik mungkin bisa jadi. Beliau menyarankanku supaya rajin memakan sayuran berzat besi tinggi seperti bayam, dan rajin meminum air jahe. Dan aku pun mengikuti saran beliau, namun tak ada perubahan yang berarti yang aku alami.

Seiring berjalannya waktu, aku menghabiskan banyak waktu liburanku di rumah. Dengan kondisi rumah yang super nyaman, tak ada ada tugas menumpuk, tak ada lagi begadang, dan tak ada lagi kurang tidur. Selama di rumah aku tidur cukup waktu, teratur, dan disiplin, yaitu 7-8 jam bahkan lebih. Dan selama di rumah, tak kurasakan lagi gejala “tiba-tiba tidur”, paling hanya rasa kantuk yang wajar.  Setelah kembali melakukan aktivitasku di kampus, aku jadi tak terbiasa begadang, jika aku telat tidur sedikit saja, ketika bangun alis kiriku merasa sangat pusing. Dari situ aku belajar me’menej waktuku agar aku bisa menyelesaikan semua pekerjaanku sebelum jam tidurku, dan memang perlu usaha yang lebih untuk itu. Jadi sebenarnya, solusi dari semua “gejala aneh”yang muncul daram diriku adalah TIDUR DAN ISTIRAHAT YANG CUKUP. Memang dari buku yang aku baca, kurang tidur dapat mengundang berbagai penyakit. So, jangan begadang kalo tiada artinya, kata Bang Haji Roma Irama.wkwk

Jagalah kesehatan.

Tidur dan istirahatlah yang cukup. Ok!^^

Sabtu, 18 Januari 2014

Gara-gara tahu pedas sebiji, rusak susu sebelanga


Aku selalu bertanya kenapa harus ada peribahasa nila setitik rusak susu sebelanga? Karena kesalahan sedikit, rusaklah semua kebaikannya. Padahal kan belum tentu nila yang setitik itu bisa menggantikan/membandingi susu sebelanga. Ketika seseorang sudah banyak berbuat baik, dan melakukan sedikit saja kesalahan  lalu kebaikannya menguap begitu saja tak berbekas sedikit pun. Padahal bisa saja ketika orang itu melakukan nila yang setitik dia sedang benar-benar dalam keadaan khilaf.

Aku mengungkapkan hal ini karena aku sendiri mengalaminya. Ketika bertemu dengan teman sekamar baruku, kita langsung bercerita mengenai banyak hal, termasuk diri pribadi bahkan suku. Dia mengatakan bahwa dari kabar yang beredar, orang sunda (suku ku) itu terkenal pelit,malas dan suka dandan (buat cewe sunda). Aku tidak marah dan tidak menyalahkannya atas hal itu. Aku menghargai kejujurannya dan sikapnya yang langsung bertanya padaku untuk memastikannya. Aku bilang tidak semuanya sepertiitu, mungkin itu penilaian yang sudah umum, tapi semua itu relative dan tergantung pada individunya masing-masing. Untuk membuktikan benar/tidaknya, silahkan menilai diriku yang cewe sunda tapi secara objektif, jangan hanya berdasarkan penilaian yang sudah umum itu. Dia pun setuju.

Selama hidup bersama dengannya aku merasa cukup nyaman dan cukup nyambung. Kita sudah lumayan dekat dalam waktu yang lumayan singkat. Kita saling berbagi cerita, pengalaman bahkan makanan. Kita suka makan bersama, mengaji bersama, senam bersama bahkan nguras bersama. Kita saling mengingatkan jika ada salah, saling mentraktir jika ada yang mendapatkan rejeki, saling mengantar jika ada keperluan dan hal-hal lainnya.

Suatu saat,ketika aku pulang, aku membawakannya tahu pedas. Masing-masing 2 untukku dan untuknya. Dia mengatakan bahwa donat dan tahunya enak buaanget. Aku merasa senang. Kita menikmati makanan bersama dalam keadaan suka cita sampai akhirnya dia meminta jatah tahuku yang satunya lagi. Secara spontan aku mengatakan “JANGAAAN, kan kamu udah makan 2 tadi, ini jatahku, kita makan sama 2-2!” padahal dia sudah mau memakannya. Dia langsung marah dan menaruh tahunya kembali. Lalu aku jelaskan bahwa aku sangat menginginkan tahu itu. Aku memang sudah ngidam tahu itu dari sebulan yang lalu ketika aku masih berada di kampung halamanku, dan baru kali ini aku ada kesempatan untuk membelinya. Terdengar agak lebay memang, tapi begitulah aku jika sudah ngidam sesuatu. Tahu pedas itu memang lain dari pada yang lain. Meskipun harganya hanya seribu, tapi pedasnya pas untukku yang tidak terlalu suka pedas. Tahunya dari tahu coklat sumedang yang ukurannya sedang, bukan tahu kuning  seperti tahu jeletot pada umumnya, dan isinya bihun campur wortel, bukan kol dan wortel. Aku hanya menjumpai satu  saja yang seperti itu, yaitu di dekat kampusku yang jaraknya 1,5 jam dari kosanku sekarang, dan tahu itu bukanya hanya siang, kalau sore sudah keburu habis. Untuk membelinya terkadang harus antri ketika tahunya masih digoreng. Sebenarnya aku membeli dan membawanya ke kosan karena waktu itu aku sedang puasa, tidak mungkin kan, aku membelinya di siang hari dan langsung memakannya. Makanya aku begitu menantikan saat ketika memakan tahu itu. Seandainya bukan tahu itu yang dia minta, aku tidak akan dengan spontan mengatakan “JANGAN”. Ketika melihat ekspresi wajahnya berubah, aku menyesali perkataanku. Mungkin tidak seharusnya aku mengatakan hal itu, mungkin aku bisa menolaknya dengan cara yang lebih baik. Tapi toh semua sudah terjadi. Aku sendiri pun tidak menyangka aku akan mengatakan hal seperti itu, tidak biasa.

Ketika itu aku mengatakan pada temanku, “yang ini kita bagi dua saja ya” lalu aku memotongnya menjadi dua dan aku memakan sepotong tahu itu. Tapi dia tidak mau, “tidak usah, kamu pengen banget tahu itu kan, itu memang jatah kamu” dengan ekspresi dan mimic muka yang tidak mengenakkan. Aku bilang, “ya memang, tapi kalau kamu mau ya tidak apa-apa, kita bagi dua, aku ridho ko”. Aku pun menyimpan tahu itu di dekatnya, dan ternyata sampai keesokan harinya tahu itu tidak disentuh olehnya sama sekali.  Huft, sepertinya dia benar-benar marah, pikirku. Aku pun memakan tahu yang sudah berumur sehari itu. Meskipun rasanya tidak semantap kemarin, tapi tetap aku makan daripada mubadzir.

Selepas kejadian itu, aku pikir semuanya baik-baik saja, kita beraktivitas seperti biasa. Namun setelah kuperhatikan , ada yang tidak biasa dengannya, dan aku menyadarinya ketika kita makan bersama seperti biasa. Ketika itu kita makan dengan menu yang sama, sama-sama pake sambel. Kita sama-sama tau kalau aku tidak begitu suka pedas, dan dia sangat suka pedas. Dia makannya cepat, dan aku makannya sedikit pelan. Tanpa kusadari dia sudah hampir menghabiskan makanannya. Dan punyaku masih lumayan banyak, termasuk sambelnya. Aku menawarinya, “sambelnya masih banyak, kamu mau?”, di jawab, “yah telat, kenapa ga nawarin daritadi”. Aku bilang, “kenapa kamu ga minta? Kan tau klo aku kurang suka pedes”. Dia bilang, “gak ah, nanti kamu marah lagi, ga mau aku minta, kayak tahu waktu itu”. Sebenarnya dalam hati aku mengucap istigfar,’Ya alloh, dia masih inget aja kejadian waktu itu’. Dia bilang memang dari mulai saat itu dia ga kan minta-minta lagi, usahakan memakan punya nya sendiri dulu.  Memang bagus juga sih, tapi kan ga kaya gitu juga kali. Yaah, sekali lagi aku berpikir,’mungkin memang salahku tidak menawarinya dari awal’.

Belajar dari kesalahan, jika aku makan aku selalu menawarinya terlebih dahulu. Padahal kalau dulu tanpa ditawari pun kalau memang mau biasanya juga suka minta. Tapi sekarang sudah berbeda. Dan walaupun aku sudah melakukan hal itu, dia masih saja mengungkit kejadian waktu itu. Pernah suatu ketika, di tengah-tengah percakapan, dia bilang, “ …iya, yang waktu itu kita pergi makan, dan kamu marah-marah…”. Aku hanya diam saja, dan hanya bisa berpikir ‘nila setitik sudah merusak susu sebelanga’.


Jadi, berhati-hatilah dalam bertindak dan berucap, sekalipun terhadap orang yang sudah kita anggap sangat dekat. Peribahasa ‘nila setitik rusak susu sebelanga’pun bisa berlaku untuk urusan kepercayaan. Jika seseorang sudah mempercayai kita, maka jangan sekali-kali untuk mengkhianatinya. Karena sekalinya kepercayaan itu rusak, akan sulit untuk mendapatkannya kembali.

Minggu, 12 Januari 2014

Untukmu Akhi... (tulang rusuk tidak akan tertukar)



Kau bilang “aku akan ta’aruf denganmu dan melamar mu beberapa tahun lagi ketika kau sudah lulus” 
Buat apa kau katakan itu skrg mas...
Jika belum siap adalah jawabannya,, lalu kenapa harus kau katakan rencanamu itu padaku..
Tidak taukah engkau,, kata2mu itu bisa menggoyahkan kekokohan iman yang sedang susah payah ku bangun..
Lalu ketika kau bilang “aku ingin menjaga hatiku  untuk ta’aruf dengan mu nanti”
Lantas, apakah dgn kau bilang begitu dan sering menelfonku itu artinya tidak mengotori hatimu?
Kau memang sudah seharusnya menjaga hatimu sampai tiba waktunya nanti untuk kau berikan seutuhnya kepada wanita yang berhak.. tapi kan belum tentu wanita itu aku...
Ketika kau bilang.. “ati2 ya di sana.. jaga diri baik2..
Bukannya aku ga suka diperhatiin dan dijagain..
Tp cukuplah Allah yg menjagaku..
Dan tanpa kau bilang begitu pun aku akan berhati2 di sini dan menjaga diriku dengan baik untuk suamiku nanti.. dan itu belum tentu kau..
Ketika kau bilang “aku harap kau tidak ta’aruf dengan org lain sebelum aku
Kurang jelaskah jawabanku,, aku tidak bisa menjanjikan apa pun.. karena aku tak tau apa yang akan terjadi padaku nanti...
Sebuah kutipan yang perlu kau ketahui:
Wahai wanita, jika datang kepadamu laki-laki baik-baik yang melamarmu, maka bisa jadi dialah pangeranmu.
wahai laki-laki, jika gadis pujaanmu telah dilamar orang, maka lupakanlah. Karena bisa jadi dia bukan permaisurimu
Aku yakin kau tau janji Allah.. laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik..
Maka kalau memang nantinya kita tak berjodoh,, ya itu artinya barangkali aku tak cukup baik untukmu.. pastinya ada wanita lain yang lebih baik untukmu..
Dan yakinlah... kalau memang aku bukan tulang rusukmu,, maka apa yang kau rencanakan itu tak akan pernah terjadi...
Dan jika aku ini tulang rusukmu, maka tanpa kau minta aku untuk tidak ta’aruf dengan orang lain pun, aku akan tetap jadi pendampingmu..

Karena ku yakin,, tulang rusuk tidak akan tertukar..

Bila dirimu sekarang sedang menunggu seseorang tuk menjalani kehidupan menuju ridho-Nya, bersabarlah dengan kebahagiaan dan keindahan demi Allah dia tidak datang karena ketampanan dan kecantikan, kepintaran maupun kekayaan.. Tapi Allah lah yang akan menggerakkannya. Janganlah tergesa untuk mengekspresikan cinta kepada dia sebelum Allah mengizinkan. Belum tentu yang kau cintai adalah yang terbaik untuk mu. Siapakah yang lebih mengetahui melainkan Allah? Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dan derap hati rapat-rapat. Karena Allah akan menjawabnya dengan yang lebih indah disaat yang tepat, sesuatu yang engaku butuhkan untuk mendapatkan ridha dan barokah-Nya^^

PEREMPUAN dalam sudut pandang LAKI-LAKI


Sumber: artikel ini  saya temukan terpampang di mading salah satu mushola di kampus saya, dengan beberapa perubahan saya tulis ulang semoga bisa memberikan berkah dan manfaat^^

Kamu tau kenapa saya suka wanita itu pakai jilbab?
Jawabannya sederhana, karena mata saya susah diajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini mulai dari keluar pintu rumah sampai kembali masuk rumah lagi.
Dan taukah kamu? Di tempat saya seharian menuntut ilmu, kemana  arah mata memandang, hanya  dua  arah yang bisa membuat mata saya tenang. Mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah. Melihat ke depan, ada perempuan berpakaian tipis nan nrawang. Menghindar kebelakang ada sajian celana ketat dan baju disekeng. Menoleh ke samping, dihadang oleh perempuan berjilbab pendek, tidak menutup dada. Astagfirullah! Kemana lagi mata ini harus memandang?
Kalau saya berbicara nafsu, tentu semua laki-laki pada dasarnya memiliki hawa nafsu.
Tapi sayang, saya tak ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang membuat saya tenang. Saya ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka adalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin mata panas, membuat iman, dan hati pun menajadi keras. Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tidak mau tampil seperti itu lagi.
Dan anda tau, apa kesimpulan yang ada dalam benak sang lelaki ketika melihat perempuan yang berpakaian kurang sopan? yaitu : anda adalah wanita gampangan!
Mau tidak mau, sengaja atau pun tidak, anda sudah membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan anda sendiri yang anda sajikan pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri anda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan. Siapa yang smemestinya disalahkan? Saya yakin anda menjawabnya “lelaki” bukan? Oo betapa tersiksanya menjadi  lelaki normal di jaman sekarang ini. Kalau boleh saya ibaratkan, tidak ada pembeli kalau tidak ada yang menjual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin. Apalagi kalau barang bagus itu gratis, wah, pasti semua orang akan berebut untuk menerima. Nah, apa bedanya dengan anda menawarkan penampilan seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin mencicipinya. Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes kemana? Apakah saya harus menikmatinya? Tapi saya sungguh takut dengan Dzat yang memberi mata ini. Bagiamana saya mempertanggungjawabkan nanti? Sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya. Allah berfirman : “Katakanlah pada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat” (QS. An-Nur: 30).
Jadi tak salah bukan kalau saya sering berdiam di ruang kecil ini, duduk didepan komputer menyerap sekian juta elektron yang terpancar dari monitor, saya hanya ingin menahan pandangan mata ini. Biarlah mata saya ini rusak oleh radiasi monitor, dari pada saya tak bisa pertanggungjawabkan nantinya di akhirat. Jadi, tak salah juga bukan, kalau saya paling malas kalau diajak ke mall, JJS, cafe dan semacam tempat yang selalu menyajikan pemandangan yang tidak enak dipandang mata. Saya yakin banyak laki-laki yang punya dilema seperti saya. Mungkin ada yang menikmati, tapi sebagian besar ada yang bingung harus berbuat apa. Bagi anda para wanita, apakah akan selalu bahkan semakim menyiksa kami sampai kami tak mampu lagi memikirkan mana ynag baik dan mana yang buruk. Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmati pemandangan yang anda tayangkan?
So, saudaraku muslimah, berjilbablah dan berpakaianlah sesuai aturannya, karena itu sungguh nyaman, tentram, anggun, cantik, mempesona dan tentu saja sejuk di mata lelaki.
Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan kemaluannya. Dan janganlah mereka menampakka n perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasan kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra saudara perempuan mereka, atau wanita islam, atau budak yang mereka miliki, atau pelayan laki-laki yang tidak punya keinginan terhadap wanita atau anak yang belum mengerti tentang aurot wanita. Dan jangan lah mereka, memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang beriman, supaya kamu beruntung” (QS. An-Nur: 31).


Wahai wanita muslimah, berpenampilanlah yang sopan dan rapi agar menyejukkan mata orang yang memandang ^^

Tentang wanita...




Wanita adalah makhluk terunik yang diciptakan oleh Allah, dilengkapi dengan hati dan perasaan yang peka, serta kasih sayang yang luar biasa. Airmata adalah senjata mereka, rayu manis adalah kelemahan mereka. Sahabatku, pandai-pandailah bersikap, buat dirimu lebih berharga di hadapan para Adam yang bersenjatakan bujuk rayu dan sangka pesona. Demi Alloh jodohmu sudah ditetapkan. Janji Allah, pria yang soleh akan mendapat wanita yang solehah… pria pezina akan mendapat wanita pezina pula, begitupun sebaliknya, dberzikiralh dan tetap ingat pada allah (QS. An-Nur : 26).

Hal terindah dari wanita adalah :
Bukan saat dimana ia tersenyum karena bahagia,
tetapi saat butiran air matanya terjatuh dalam do’a.
Bukan karena kata-katanya yang indah,
tapi pada saat dia diam dalam dzikir.
Bukan karena kecantikannya yang mempesona,
tapi karena sujud dan ruku’nya yang tiada henti.
Bukan karena keelokan tubuh yang ia pemerkan,
melainkan karena keteguhannya dalam menjaga aurot.
Maka ia adalah permata yang dirindu,
Dan embun yang dinanti,
Bahkan bidadari pun cemburu padanya^^


Tuhan, kenapa wanita sering  menangis?
Karena wanita itu unik.
Allah menciptakannya sebagai makhluk yang istimewa.
Allah kuatkan bahunya untuk menjaga nak-anaknya,
Allah lembutkan hatinya untuk memberi  rasa aman,
Allah kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia,
Allah teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah,
Allah beri dia naluri untuk mencintai anak-anak dalam keadaan apapun,
Allah kuatkan bathinnya untuk tetap menyayangi
walau dikhianati oleh orang-orang yang ia sayangi.
Wanita makhluk kuat. Tapi jika suatu saat dia menangis, itu karena Allah memberikannya air mata untuk membasuh luka bathin dan memberi  kekuatan baru.
Bersyukurlah menjadi wanita :)


Keutamaan perempuan :
Perempuan yang sedang haid, maka haidnya akan menjadi penghapus dosa-dosanya yang telah lewat, dan jika dia haid lalu membaca doa ___ maka dia akan diselamatkan dari jembatan di akhirat dan aman dari siksa.
Perempuan yang mencuci baju suaminya, maka akan ditulis baginya pahala sebanyak 2000 kebaikan, diampuni 2000 kejelekan, dan sampai perempuan itu menjemur bajunya, maka Allah akan mengangkat derajatnya sebanyak 2000 derajat.
Perempuan yang sedang hamil dan suaminya ridho/senang, maka akan ditulis pahala baginya sebagaimana orang yang puasa dan solat selama kehamilannya (9 bulan), dan ketika dia melahirkan, itu menjadi suatu kesenangan bagi perempuan dan suaminya. Ketika perempuan menyusui anaknya, setiap satu tegukan pahalanya adalah 1 kebaikan jika perempuan itu terbangun karena anaknya pada malam hari, maka akan mendapatkan pahala sebagaimana memerdekakan 70 orang budak di dalam sabilillah. Dan semua pahala yang diperoleh itu disebabkan karena toatnya perempuan pada suaminya, tunduk, solehah dan tidak kufur/lupa pada kebaikan suaminya. [HR. Thabrani]

Berbahagialah, banggalah dan bersyukurlah menjadi wanita^^

Kecerdasan Majemuk 1: Kecerdasan Linguistik (Word Intelligence)


Kecerdasan linguistik atau bahasa adalah kecerdasan yang berhubungan dengan penggunaan bahasa dan kosakata, baik yang tertulis maupun yang diucapkan.

Pentingnya kecerdasan linguistic
1.       Dengan memiliki kemampuan berbahasa yang baik dan menggunakan kosa kata yang benar, kita mampu memengaruhi dan mengajak orang lain untuk melakukan suatu hal
2.       Kita dapat memanfaatkan bahasa untuk membantu kita mengingat dan memberikan informasi
3.       Bahasa berperan penting dalam menjelaskan suatu hal, misal guru menjelaskan anatomi tubuh kepada muridnya
4.       Bahasa dapat menjelaskan bahasa itu sendiri, contohnya ketika seseorang bertanya tentang suatu hal, kita dapat menjelaskannya dengan kosa kata kita sendiri yang lebih sederhana dan orang dapat memahaminya

Karakteristik anak dengan kecerdasan linguistik menonjol
1.       Anak suka bercerita dan mudah menyerap kosa kata baru
2.       Senang menceritakan kembali informasi yang baru ia dengar
3.       Anak menyukai cerita dan senang mendengarkan cerita
4.       Senang bermain peran atau drama
5.       Senang menulis, dan biasanya hasil tulisannya lebih baik dibandingkan anak-anak sebayanya
6.       Piawai berbicara di depan umum, pandai memulai pembicaraan dengan orang lain, tidak segan menyapa dan cenderung pandai bersosialisasi

Cara stimulasi minat dan bakat linguistic/bahasa
1.       Selalu ajak bicara anak
2.       Saat anak mulai belajar bicara, bacakan dan perdengarkan cerita secara teratur
3.       Bermain bersama anak
4.       Saat anak mulai belajar membaca dan menulis, berikan buku bacaan yang sesuai dan beriakn alat tulis
5.       Simpan seluruh tulisan anak
6.       Latih dan beri motivasi anak untuk mengungkapkan pendaparnya dengan bahasa yang baik
7.       Libatkan dan fasilitasi anak untuk mengikuti kompetisi
8.       Libatkan anak dalam kegiatan sanggar atau kursus

Sumber:
Sefrina, Andin. 2013. Deteksi Minat Bakat Anak. Yogyakarta: Media Pressindo. (hal 39-52)

Dukunglah kecerdasan anak, apa pun itu bentuknya^^

Muslimah Cantik Lahir dan Bathin

Sumber: Seminar Singkat Muslimah Cantik Lahir dan Bathin @ Mushola Bioteknologi, LIPI-Cibinong, Jum’at 20 Desember 2013.

Tak seperti biasanya, ketika itu Jum’at siang waktu sholat dzuhur di mushola biotek Lipi Cibinong terlihat agak ramai oleh wanita-wanita, karena para pria sedang jum’atan di masjid Lipi. Seperti sedang mempersiapkan sebuah acara sesuatu. Setelah sedikit kepo, ternyata memang akan diadakan seminar singkat kewanitaan dengan tema “Muslimah Cantik Lahir dan Bathin” dari salah seorang (maaf, saya lupa namanya) pemilik salon muslimah “Yasmin” di Depok. Berikut ringkasan catatan saya ketika seminar.
Seorang muslimah haruslah cantik baik secara lahir (outer/fisik) maupun bathin (inner/jiwa). Keduanya juga penting, menjaga kecantikan hati dari dalam, dan menjaga kerapihan diri dari luar, sehingga enak diajak bergaul dan sejuk dipandang. Diantara beberapa cara menjaga kecantikan lahir yaitu merawat kulit,  rambut, tangan dan kaki.
    
Faktor yang memengaruhi kulit:
1.       Genetik, ras
2.       Gizi, pola hidup, sinar UV

Perawatan kulit secara umum:
1.       Lindungi dari sinar UV, dengan cara memakai baju yang menutup permukaan kulit (muslimah), nilai spf kain baju 15-30, memakai tabir surya
2.       Jika ingin memakai produk perawatan kulit, maka harus disesuaikan dengan jenis kulit.
3.       Uji produk terlebih dahulu dengan mengoleskannya di kulit bagian dalam (belakang telinga atau nadi)
4.       Sesuai aturan pakai, jangan berlebihan
5.       Jangan mengoles terlalu keras dan tebal (terutama pada kulit wajah)
6.       Bila ada luka, hindari scrub dan masker karena dikhawatirkan akan iritasi
7.       Jika memungkinkan, lakukan facial secara rutin (satu bulan sekali)

Tips memilih kosmetik yang benar:
1.       Perhatikan isi kandungan (pastikan tidak mengandung bahan yang berbahaya seperti merkuri)
2.       Lihat tanggal kadaluarsa
3.       Pastikan memiliki no ijin depkes
4.       Usahakan memakai kosmetik yang sudah umum dipakai dan dikenal luas
5.       Jangan sampai ikut-ikutan orang lain untuk memakai kosmetik yang tidak jelas
6.       Jangan mudah tergoda iklan
7.       Iringi dengan perbaikan gaya hidup dan pola makan
8.       Ikhlas dan istiqomah.

Perawatan rambut:
1.       Pakai shampoo sesuai jenis rambut dan kulit kepala
2.       Bersihkan rambut dengan shampoo minimal 3x seminggu
3.       Untuk rambut berminyak, jangan pakai shampoo 2 in 1
4.       Usahakan selalu berganti merk shampoo

Perawatan kaki dan tangan:
1.       Bersihkan kaki dan tangan sampai ke sela-sela
2.       Rendam dalam air garam hangat satu minggu sekali

Muslimah yang cantik bathinnya, yaitu muslimah yang memiliki sifat :
1.       Percaya diri
2.       Ramah
3.       Empati
4.       Tulus
5.       Cerdas (mampu memilih yang terbaik untuk dirinya dan lingkungannya)


Teruslah berusaha menjadi muslimah sholihah yang cantik lahir dan bathin ya girls!^^