Minggu, 22 Desember 2013

Step by step to S.Si (Step 4)

Melanjutkan kisahku sebelumnya..
sudah satu minggu setengah aku kembali ke lab setelah sekian lamanya (hampir 8 bulan menunda penelitian) dan memulai rutinitas: berangkat pagi (sekitar jam set8 dan sampai ke lab jam 8 an) dengan berjalan kaki dulu sampe pertigaan trus nek angkot bayar ongkos 2.500 dan jalan lagi dr depan gerbang sampe lab melewati hutan belantara (lebay),  di lab memasukkan dan mengolah data, membaca literatur, konsultasi (ngobrol biasa sih) dengan pembimbing di lab, solat di musola, makan di lab (kalo bawa bekel) atau di kantin lab, pulang sore-sore (sekitar jam4an,dan hampir selalu hujan minimal gerimis).
dan besok aku sudah ditagih oleh pembimbingku untuk menyerahkan draft skripsi ku!!! hwaa.....(selalu begini, ga bljar dr pengalaman ni)
mski belum sempurna, aku bagi sebagian draft skripsiku ya..

OPTIMASI PRODUKSI OLIGOSAKARIDA DARI PATI UMBI TACCA MENGGUNAKAN Brevibacterium sp.


FEBY HERYANI PUTRI


DEPARTEMEN BIOKIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2013

PENDAHULUAN

Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan hasil alam termasuk tanaman pangan. Tanaman pangan ini dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi makhluk hidup. Pengembangan pertanian saat ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada produktivitas dan nilai tambah bahan pangan tersebut. Umbi Tacca (Tacca leontopetaloides) adalah salah satu tanaman pangan sumber karbohidrat alternatif yang banyak ditemui tumbuh liar di seluruh wilayah pesisir Indonesia, misalnya di daerah pesisir Garut Selatan dengan nama lokal jalawure, dan di daerah Kabupaten Kepulauan Talaud khususnya Kecamatan Nanusa, Sulawesi Utara dengan nama lokal anuwun. Umbi Tacca ini tidak dapat langsung dikonsumsi karena pada umbi terdapat senyawa rasa pahit yang yang mengandung Taccaline. Selain itu, pengembangan umbi Tacca ini juga masih sangat terbatas. Masyarakat disekitarnya hanya mengonsumsi umbi Tacca sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras, dan tepung Tacca digunakan untuk membuat berbagai jenis kue, baik kue kering maupun kue basah (Aatjin 2012).
Umbi Tacca mengandung 74.8% karbohidrat, 66.65% pati, 22.7% amilosa dan 43.88% amilopektin (Aatjin 2012). Pati yang dikandung oleh umbi Tacca ini berpotensi untuk menghasilakan oligosakarida melalui proses hidrolisis enzimatik. Dengan mengubah terlebih dahulu pati menjadi oligosakarida, nilai jual umbi Tacca akan semakin tinggi.
Oligosakarida memiliki fungsi penting bagi kesehatan makhluk hidup seperti meningkatkan populasi bakteri baik di saluran cerna, mereduksi reaksi alergi, meningkatkan penyerapan mineral, dan memodulasi metabolisme lipid. Oligosakarida juga merupakan bahan makanan yang memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan kualitas berbagai makanan (Nakakuki 2002). Oligosakarida dapat digunakan sebagai prebiotik untuk ternak dan zat pemacu pertumbuhan alternaif yang aman sebagai pengganti antibiotik pada unggas (Haryati 2010; Nurmeiliasari 2008)
Oligosakarida juga berperan prebiotik dalam meningkatkan imunitas. Tidak terdegradasi oleh enzim endogenus yang dihasilkan organisme inang. Tidak dicerna dan tidak diserap sehingga menurunkan asupan energi dalam pencernaan dan menurunkan pengeluaran insulin, akan tetapi dengan mudah difermentasi oleh Bifidobacteria yang ada dalam saluran pencernaan dan menghasilkan SCFA yang akan menurunkan pH usus sehingga persentase bakteri menguntungkan meningkat, sedangkan persentase bakteri pembusuk yang merugikan menurun. Hasil fermentasi mikrobial dari oligosakarida ini mempunyai pengaruh yang menguntungkan terhadap proliferasi sel dari dinding mukosa usus, menunjukan sifat antiradang dan aktifitas antitumor serta meningkatkan aktifitas motorik usus. Dengan demikian populasi bakteri gram negatif dapat menurun (Oyofo et al., 1989; Bayley et al., 1991; Waldroup et al., 1993).
Produksi oligosakarida dapat dilakukan dengan cara menghidrolisis pati. Pati dapat dihidrolisis dengan asam (non enzimatis) atau dengan enzim (enzimatis). Hidrolisis dengan asam memiliki beberapa kelemahan, yaitu metode ini harus dilakukan pada medium yang sangat asam (pH 1-2), suhu yang tinggi (150-230°C), dan tekanan yang tinggi. Sebagai akibat dari proses termal, hidrolisis secara asam menghasilkan proses samping yang mengkontaminasi hidrolisat produksi akhir. Sedangkan hidrolisis enzimatik dilakukan pada kondisi yang lebih lembut, yaitu temperature yang lebih rendah (dibawah 100°C), tekanan normal, pH sedang (6-8), dan memiliki kecepatan reaksi yang tinggi (Kolusheva dan Marinova 2006). Kebanyakan hidrolisis enzimatik menggunakan enzim α-amilase dari berbagai sumber yang berbeda, salah satunya yaitu dari Brevibacterium sp.. Brevibacterium sp. adalah mikroba laut yang merupakan bakteri gram negatif, bersifat aerobik dan dapat menghasilkan amilase pada kondisi suhu ruang serta pH 8 (Rahmani 2011).
Proses hidrolisis enzimatik dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu enzim, konsentrasi substrat, suhu, pH, waktu hidrolisis, perbandingan enzim dan substrat serta pengadukan (Purba 2009). Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan optimasi hidrolisis enzimatis pati umbi Tacca menggunakan amilase dari Brevibacterium sp. untuk menghasilkan oligosakarida dengan menggunakan beberapa parameter, yaitu konsentrasi substrat, perbandingan konsentrasi enzim dan konsentrasi substrat, serta waktu hidrolisis. Hasil hidrolisis tersebut selanjutnya dianalisis gula total, gula pereduksi, TLC dan HPLC.
Tujuan penelitian ini yaitu menentukan kondisi optimum reaksi hidrolisis pati umbi Tacca untuk menghasilkan oligosakarida yang pada jangka panjangnya oligosakarida ini dapat dimanfaatkan sebagai prebiotik. Adapun hipotesis dari penelitian ini adalah oligosakarida dapat dihasilkan dari pati umbi Tacca hasil hidrolisis dengan amilase dari Brevibacterium sp. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan nilai guna mengenai manfaat pati umbi Tacca dan produk turunannya berupa oligosakarida yang bernilai jual tinggi dan berfungsi sebagai komponen pangan sehat seperti prebiotik.


BAHAN DAN METODE

 

Bahan dan Alat

Bahan utama yang digunakan sebagai substrat yaitu pati hasil ekstraksi umbi Tacca berumur 9 bulan yang berasal dari Hutan Jati yang tumbuh di Desa Palemahan, Pantai Siung, kawasan Gunung Kidul, Jawa Tengah. Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan media peremajaan, pertumbuhan, dan produksi enzim amilase ekstrak kasar yaitu Artificial Sea Water (ASW), yeast extract, pepton, pati komersial, akuades, agar, dan isolat Brevibacterium sp. yang merupakan koleksi bakteri laut di Laboratorium Biokatalis dan Fermentasi, Pusat penelitian Bioteknologi, LIPI Cibinong Bogor. Bahan-bahan lain yang digunakan untuk analisis kimia yaitu buffer fosfat pH 6.6 (0.2 M), pereaksi DNS (DNS, NaOH, Na-K tartrat), fenol 5% (b/v), H2SO4 pekat, n-butanol, asam asetat, α-difenilamin, aseton, asam fosfat, dan anilin.
Alat-alat yang digunakan untuk pembuatan media peremajaan dan pertumbuhan bakteri yaitu erlenmeyer, cawan petri steril, magnetic stirrer, jarum ose steril, bunsen, laminar dan plastik wrap. Alat-alat yang digunakan untuk produksi enzim amilase yaitu erlenmeyer, inkubator goyang, sumbat kapas, dan hot plate. Selain itu alat-alat yang digunakan untuk analisis kimia yaitu tabung reaksi, rak tabung, microtube ependorf, pipet mikro, sentrifus, stopwatch, waterbath, kuvet, spektrofotometer uv-vis, autoklaf, Kromatografi Lapis Tipis (Thin Layer Chromatography, TLC) dan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (High Performance Liquid Cromatography, HPLC).

Metode

Produksi enzim amilase ekstrak kasar (Rahmani et al. 2011)
Pembuatan media peremajaan dan kultur penumbuhan bakteri
Pembuatan media diawali dengan menyiapkan bahan penyusun media peremajaan dan kultur bakteri terlebih dahulu yang terdiri dari 38 g/l Artificial Sea Water (ASW), 2% pati komersial, 1.5% agar, 1 g/l yeast extract dan 5 g/l pepton. Media tersebut disterilisasi pada 121°C selama 15 menit. Peremajaan bakteri dilakukan pada cawan petri steril, sedangkan kultur pertumbuhan bakteri dilakukan pada media cair. Bahan yang digunakan pada media peremajaan dan kultur pertumbuhan bakteri hampir sama, hanya saja agar tidak ditambahkan pada media kultur pertumbuhan.

Peremajaan dan proses kultur bakteri
Peremajaan bakteri, dalam hal ini Brevibacterium sp. dilakukan dengan menggoreskan isolat bakteri menggunakan jarum ose steril pada media padat yang telah disiapkan. Media tersebut mengandung komponen nutrisi dan sumber karbon bagi pertumbuhan isolat bakteri. Sebelum melakukan penanaman, laminar tempat kerja disinari sinar UV terlebih dahulu selama 15 menit untuk membunuh mikroorganisme yang tidak diinginkan sehingga dapat menurunkan risiko kontaminasi sebelum penanaman. Media yang telah ditanami isolat diinkubasi pada suhu 30°C selama 3 hari.
Setelah itu dilakukan prekultur dan kultur isolat bakteri pada media cair. Prekultur dilakukan dengan memindahkan sebanyak 1 ose koloni tunggal bakteri ke dalam 20 ml media cair. Tujuan prekultur yaitu sebagai tahap adaptasi bakteri terhadap media pertumbuhan sebelum dilakukan kultur pada volume yang lebih besar yaitu 180 ml media cair. Prekultur diinkubasi pada inkubator goyang 150 rpm, 30°C selama 3 hari. Selanjutnya dilakukan proses kultur pada kondisi yang sama seperti pada prekultur. Satelah hari ke-4 kultur siap dipanen. 

Preparasi enzim amilase ekstrak kasar
Amilase ekstrak kasar didapatkan dari ekstraksi kultur sel dengan cara sentrifugasi pada kecepatan 6764xg rpm selama 15 menit. Ekstrasi enzim amilase dipertahankan pada suhu dingin yaitu minimal 4°C (Liu et al. 2011) untuk menjaga aktifitas enzim. Hasil ekstraksi enzim (supernatan) yang diperoleh merupakan amilase ekstrak kasar yang siap digunakan untuk proses hidrolisis.

Analisis aktivitas amilase ekstrak kasar (modifikasi Bernfeld 1995)
Aktivitas enzim amilase ditentukan dengan menggunakan metode DNS yang telah dimodifikasi (Bernfeld 1995) dengan mereaksikan 0.5 ml enzim yang telah diencerkan dengan faktor pengenceran tertentu dan 0.5 ml larutan pati 0.5% (b/v) dalam buffer fosfat  pH 6.6 (0.2 M), kemudian diinkubasi 30°C selama 30 menit. Reaksi dihentikan dengan merendam tabung reaksi berisi sampel dalam air mendidih 100°C selama 20 menit. Gula pereduksi yang dibebaskan ditentukan dengan menggunakan metode DNS (Miller 1959). Warna yang terbentuk diukur dengan spektrofotometer dengan panjang gelombang 540 nm. Nilai absorbansi yang diperoleh dikonversi  menjadi konsentrasi gula pereduksi (ppm) menggunakan persamaan yang didapat dari kurva standar glukosa. Satu unit aktivitas enzim (U) merupakan jumlah enzim yang mampu mengkatalis perubahan 1 µmol substrat per menit pada keadaan pengukuran optimal (Lehninger 2008). Rumus:

Penentuan kondisi hidrolisis enzimatis pati umbi Tacca (Rahmani 2013)
Tahap ini merupakan tahap penentuan kondisi produksi oligosakarida dengan menggunakan enzim amilase ekstrak kasar. Terdapat tiga variabel yang harus ditentukan yaitu konsentrasi substrat b/v (1.5; 3; 4.5; 6; 7.5)%, perbandingan enzim-substrat v/v (1:1; 1:5; 1:10), serta waktu reaksi hidrolisis enzimatis (jam ke-1; 2; 4; 6; 8). Penentuan kondisi tersebut dilakukan secara bertahap. Konsentrasi substrat ditentukan terlebih dahulu. Setelah diperoleh konsentrasi substrat yang optimum, dilanjutkan dengan penentuan perbandingan enzim-substrat. Adapun penentuan waktu optimum rekasi hidrolisis dilakukan dengan pengambilan sampel pada jam ke-1, 2, 4, 6, dan 8.
Proses reaksi hidrolisis enzimatis dilakukan dengan cara membuat larutan substrat terlebih dahulu menggunakan pelarut akuades, lalu dipanaskan pada suhu 80°C selama 10 menit dan didiamkan hingga suhunya mencapai 30°C. Selanjutnya dilakukan penambahan amilase ekstrak kasar sebanyak 1 ml dan disimpan pada inkubator goyang 150 rpm pada suhu tertentu. Pengambilan sampel dilakukanpada jam ke-1, 2, 4, 6, dan 8. Sampel dipanaskan pada suhu 100°C selama 15 menit, dan didiamkan hingga suhunya 27°C, lalu sentrifugasi pada kecepatan 6764xg rpm selama 15 menit dan supernatan yang dihasilkan selanjutnya dianalisis gula pereduksi, gula total, KLT dan KCKT.
 
Analisis kimia
Analisis gula total (modifikasi Dubois et al. 1956)
Analisis gula total ditentukan dengan menggunakan metode fenol-asam sulfat yang telah dimodifikasi (Dubois et al. 1956). Larutan glukosa standar masing-masing sebanyak 0.5 ml dengan konsentrasi 50, 100, 150, 200 ppm dimasukkan ke dalam tabung reaksi, begitu juga sampel hasil hidrolisis. Sebanyak 0.5 ml larutan fenol 5% (b/v) dan 2.5 ml asam sulfat pekat ditambahakn ke dalam larutan standard an sampel kemudian diinkubasi pada suhu 40°C selama 20 menit. Setelah itu absorbansi diukur pada panjang gelombang 490 nm.

Analisis gula pereduksi (modifikasi Miller 1959).
Jumlah gula pereduksi yang terbentuk ditentukan dengan metode DNS yang telah dimodifikasi (Miller 1959). Sebanyak 0.5 ml larutan standar glukosa dengan konsentrasi 50, 100, 150, 200, 250, 500 ppm yang telah diencerkan dari 1000 ppm dimasukkan ke dalam tabung reaksi dan ditambah 0.75 ml pereaksi DNS, begitupun sampel hasil hidrolisis. Larutan standar sampel dimasukkan ke dalam waterbath 100°C selama 20 menit kemudian didiamkan sampai suhunya mendekati suhu ruang. Setelah itu dilakukan pengukuran absorbansi pada panjang gelombang 540 nm.

Kromatografi Lapis Tipis (Rahmani 2013)
Kromatografi Lapis Tipis digunakan secara kuantitatif untuk melihat jenis oligosakarida yang terbentuk. Analisis ini dilakukan pada plat silika gel 60 F254 (Merck art 20-20 cm) sebagai fase diam. Plat tersebut dibuat dengan ukuran 10 cm x 10 cm, garis start 1 cm dari batas bawah dan garis finish 0.5 cm dari batas atas. Sampel diteteskan sebanyak 8 kali menggunakan pipa kapiler dengan jarak 1 cm antara sampel. Plat dimasukkan ke dalam bejana pengembang berisi eluen yang telah dijenuhkan selama 1 jam. Eluen tersebut terdiri dari n-butanol:asam asetat:akuades dengan perbandingan 12:6:6 (ml). Elusi dilakukan hingga garis finish. Plat diangkat hingga eluen menguap semua pada suhu kamar lalu  disemprotkan dengan pewarna gula (0.5 gram α-difenilamin, 25 ml aseton, 2.5ml asam fosfat, 0.5 ml anilin pada erlenmeyer 300 ml). Plat dikeringkan didalam oven 100°C selama 15 menit hingga terbentuk spot. Setelah dingin diukur nilai Rf dari masing-masing komponen. Nilai Rf adalah perbandingan tinggi spot pada plat silika gel dengan tinggi larutan pengembang. Rumusnya yaitu:

Analisis profil oligosakarida menggunakan KCKT

Oligosakarida hasil hidrolisis enzimatis dianalisis secara kualitatif maupun kuantitatif menggunakan KCKT. Detektor yang digunakan yaitu Refractive Index Detector (RID) dan kolom Zorbax SIL (silika) dengan dilapisi 3-aminopropilsilen. Fase gerak yang digunakan adalah asetonitril dan akuades dengan rasio 75:25 (v/v) yang telah di-degassing. Kecepatan alir dan suhu yang digunakan adalah 1.4 ml/menit dan 30°C (Lee et al. 2003, Kandra et al. 2002).

Belajar Bikin Bakwan

Setiap orang tentu sangat menyukai gorengan seperti bakwan (aka bala-bala kalo di Sunda), jika tidak cukup dengan hanya membeli karena pasti jumlahnya terbatas, maka kita bisa membuatnya, begini caranya membuat bakwan yang standar (tanpa divariasikan dengan bahan makanan lain aka yang suka dijual di tukang gorengan). Meskipun aku sendiri masih belajar membuatnya, tapi resep ini aku peroleh dari Ibuku sendiri, jadi insyaAlloh dapat dipercaya, dan aku juga sudah mempraktekkannya sendiri dan berhasil.haha

Bahan:
1 buah kol ukuran kecil
3 buah wortel ukuran sedang
3 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt lada bubuk
Terigu secukupnya
Garam secukupnya
Air secukupnya
Minyak untuk menggoreng secukupnya

Cara membuat:
1.       Potong kol dan wortel menjadi bentuk irisan panjang-panjang, cuci dan tiriskan.
2.       Ulek bawang merah, bawang putih, lada dan garam.
3.       Masukkan bumbu yang sudah diulek bersama irisan kol dan wortel ke dalam wadah.
4.       Tambahkan terigu dan air secukupnya hingga adonan menjadi kental (tingkat kekentalan sesuai selera), aduk hingga rata.
5.       Cicipi adonan, dan tambahakan lagi garam jika dirasa masih kurang asin.
6.       Panaskan minyak, goreng adonan dengan bentuk sesuai selera (bisa bulat-bulat atau bisa juga dipipihkan).
7.       Jika sudah matang, angkat dan bakwan pun siap dihidangkan.


Tips:
1.       Bagi yang menyukainya, bisa juga menambahkan udang ke dalam adonan.

2.       Dimakan selagi masih hangat bersama cabe rawit, sambal atau saus kacang tentu lebih nikmat. 

Siswa Kelas 3 SMA: Galau tingkat dewa

Galau tingkat dewa. Mungkin itulah yang sedang dirasakan oleh kebanyakan siswa kelas 3 SMA. Bagaimana tidak, sebentar lagi mereka akan mengahadapi ujian sekolah dilanjut ujian nasional, belum lagi mereka akan dihadapkan dengan pilihan-pilihan apa yang akan mereka lakukan setelah lulus nanti, ke universitas kah, ke tempat kursus kah, ke pabrik kah, atau ke KUA kah? (maksudnya, akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S1) aka kuliah, atau les keterampilan, atau bekerja atau menikah? Tidak menutup kemungkinan bukan).

Beberapa hari kemarin tempat les adikku mengundang orang tua anak didiknya untuk menghadiri pertemuan khusus orang tua, dan karena orangtua adikku (orangtuaku juga) kebetulan sedang sibuk, maka akulah yang mewakilkannya (meskipun aku sendiri terlihat seperti murid di tempat les itu, hehe). Dari situ, aku mendapatkan beberapa informasi:

Syarat UN makin meningkat
Prediksi tahun 2014, NA (Nilai Akhir):
= 60% UN (Unian Nasional) + 40% [70% NR (Nilai Rapor) + 30% US (Ujian Sekolah)]
= 60% UN + 28% NR + 12% US

Tingkat kesulitan UN dinaikkan
Proporsi soal UN 2013: sulit 10%, sedang 80%, mudah 10%
Proporsi soal UN 2014: sulit 20%, sedang 70%, mudah 10%

Tidak ada UN ulangan

Jalur masuk ke PTN
1.       SNMPTN Undangan (dulu namanya PMDK), kuota 50% (sekitar 150.000 mahasiswa), melalui nilai rapor dan UN, penyelenggara/diadakan oleh Kemendikbud, tidak dipungut biaya pendaftaran (gratis).
2.       SBMPTN/Ujian Tulis, kuota 30% (sekitar 90.000 mahasiswa), soal terdiri dari TPA dan TBSP, penyelenggara/diadakan oleh Majelis Rektor.
3.       Ujian Mandiri, kuota 20% (sekitar 60.000 mahasiswa), tapi tergantung setiap PTN (tahun ini  UPI dan UI menyelenggarakan, tapi Unpad dan ITB tidak menyelenggarakan UM)

SNMPTN Undangan
Tahun 2011: jumlah pendaftar 232.948 orang, lulus 46.706, gagal 186.242 
Tahun 2012: jumlah pendaftar 236.811 orang, lulus 53.401, gagal 183.410
Tahun 2013: jumlah pendaftar 765.531 orang, lulus 133.604, gagal 630.925

Seleksi SNMPTN Undangan melalui:
1.       Nilai rapor + UN
2.       Indeks sekolah
3.       Prestasi siswa
4.       Kebijakan PTN

Mekanisme SNMPTN Undangan
1.       Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 PTN yang diminati
2.       Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 program studi pada setiap PTN
3.       Salah satu PTN yang dipilih harus terletak satu provinsi dengan sekolah
4.       Urutan pilihan PTN menyatakan prioritas pilihan

Penyebab kegagalan SNMPTN Undangan
1.       Kesalahan administrasi 21,13%
2.       Kesalahan urutan TKR prodi 73,24%
3.       Ambang batas bawah 34,25%

Saran pemilihan jurusan pada SNMPTN Undangan
1.       Pilih jurusan sesuai MINAT, bakat dan potensi
2.       Perhatikan tingkat persaingan (nilai, ranking, pilihan prodi, PTN)
3.       Asal sekolah (akreditasi, jumlah kaka kelas yang lolos), jika rugi di pilihan ke 2, lebih baik dikosongkan
4.       Disarankan memilih PTN yang kaka kelasnya banyak yang kuliah disitu
5.       Pilih PS (program studi) dan PTN yang berbeda dengan temanmu yang rankingnya lebih baik, boleh sama asalkan prioritasmu lebih tinggi.
6.       Perhatikan TKR (tingkat kesulitan relatif)

Nah, begitulah kira-kira yang bisa aku sampaikan kembali dari pertemuan itu. Intinya, persiapkan dari sekarang, bagi murid supaya belajar dan berusaha, sedangkan bagi  serta orang tuanya supaya terus mendorong , memotivasi, mendukung juga memfasilitasi anak-anaknya agar bisa berhasil dan sukses mencapai cita-citanya.

PERSIAPKANLAH DARI SEKARANG
TERUSLAH BERUSAHA, BERIKHTIAR DAN BERDOA
TETAP SEMANGAT !!!


Senin, 02 Desember 2013

Step 3: Oligosakarida, Prebiotik dan Probiotik

Oligosaccharides are sweet food component, approximately 0.3-0.6 times the sweetness of sucrose. They are indigestiblewater soluble substances with low energy. Therefore they can be used as low-calorie bulking agent (Flickinger, 2003). Some research using animal models showed that oligosaccharides can positively impact nutrient metabolism, improving glucose tolerance and reducing plasma ammonia and lipid concentration. This is an indication that certain oligosaccharides can be used to treat diabetes or renal problems. Classes of oligosaccharides are as follows: fructooligosaccharides, galactooligosaccharides, mannan oligosaccharides, lactosucrose, and xylooligosaccharides (Flickinger, 2003).

Prebiotik adalah pangan dengan kandungan oligosakarida yang berpotensi memberikan nutrisi bagi mikroflora usus yang menguntungkan, seperti Lactobacili dan Bifidobacteria.
Batasan prebiotik masih luas dimana bahan makanan oligosakarida dan polisakarida (termasuk serat makanan) dinyatakan mempunyai aktifitas prebiotik, akan tetapi tidak semua karbohidrat makanan adalah prebiotik. Untuk itu dibutuhkan batasan yang jelas, diperlukan klasifikasi yang secara ilmiah, bahan haruslah mempunyai sifat: 1. Tahan terhadap aktifitas asam lambung, hidrolisis enzim mamalia dan absorbsi usus pencernaan, 2. difermentasi oleh mikroflora usus pencernaan dan 3. menstimulasi secara selektif pertumbuhan atau aktifitas bakteri pencernaan yang berhubungan dengan kesehatan. Jadi prebiotik haruslah bahan makanan yang tidak dihidrolisa dan tidak diserap dibagian atas traktus gastrointestinal sehingga dapat mencapai kolon tanpa mengalami perubahan struktur dan tidak disekskresikan dalam feses, substrat yang selektif untuk satu atau sejumlah mikroflora komensal yang menguntungkan dalam kolon sehingga memicu pertumbuhan bakteri yang aktif melakukan metabolisme, dan mampu merubah mikroflora kolon menjadi komposisi yang menguntungkan kesehatan (COLLINS dan GIBSON, 1999).

Sebagai contoh, sebagian besar fraksi insulin mempunyai DP sekitar 14. Meskipun potensi penggunaan oligosakarida itu jelas, tetapi umumnya proses produksi oligosakarida itu masih terbatas. Untuk itu pengembangan teknologi produksinya merupakan suatu hal yang menantang. Produksi oligosakarida dapat dilakukan antara lain melalui proses rekayasa yaitu berupa: (i) sisitesis secara enzimatis maupun kimiawi, dan (ii) depolimerisasi polisakarida secara fisika, kimia atau enzimatis. (BARRETEAU et al.,2006).

Oligosakarida juga merupakan derivatif fruktosa dan galaktosa yang berperan prebiotik dalam meningkatkan imunitas. Tidak terdegradasi oleh enzim endogenus yang dihasilkan organisme inang. Tidak dicerna dan tidak diserap sehingga menurunkan asupan energi dalam pencernaan dan menurunkan pengeluaran insulin, akan tetapi dengan mudah difermentasi oleh Bifidobacteria yang ada dalan saluran pencernaan dan menghasilkan SCFA yang akan menurunkan pH usus sehingga persentase bakteri menguntungkan meningkat, sedangkan persentase bakteri pembusuk yang merugikan menurun. Hasil fermentasi mikrobial dari oligosakarida ini mempunyai pengaruh yang menguntungkan terhadap proliferasi sel dari dinding mukosa usus, menunjukan sifat antiradang dan aktifitas antitumor serta meningkatkan aktifitas motorik usus. Dengan demikian populasi bakteri gram negatif dapat menurun (OYOFO et al., 1989; BAYLEY et al., 1991; WALDROUP et al., 1993).



Sumber oligosakarida yang berupa karbohidrat sederhana yaitu biji-bijian, kacangkacangan, umbi-umbian dan dari hasil tanaman lainnya. Oligosakarida dari kelompok rafinosa bersifat fungsional karena tidak dapat dicernaoleh enzim-enzim pada pencernaan manusia, yaitu α–galaktosidase, sehingga berfungsi bagi kesehatan, diantaranya adalah menghasilkan energi metabolisme yang lebih rendah daripada sukrosa, tidak memberikan efek pada sekresi insulin dari pankreas, meningkatkan mikroflora usus dan mencegah penyakit gigi.

Prebiotik tak dapat dipisahkan dengan probiotik oleh karena target prebiotik adalah memacu pertumbuhan yang selektif dari bakteri probiotik (ROBERFROID, 2000). Oleh karena itu, manfaat penggunaan prebiotik tidak terlepas dari peranan probiotik untuk meregulasi dan memodulasi mikroekosistam populasi bakteri probiotik. Probiotik merupakan mikroba hidup yang diberikan sebagai suplemen makanan yang mempunyai pengaruh menguntungkan bagi kesehatan dengan memperbaiki keseimbangan mikroflora usus (ROBERFOID, 2000).


Probiotik merupakan istilah untuk faktor pemacu tumbuh yang dihasilkan oleh mikroorganisme. Pada tahun 1989, FULLER mempopulerkan istilah probiotik ini sebagai suplemen yang berupa mikroba hidup yang menguntungkan inangnya melalui peningkatkan keseimbangan microbial pencernaan. Pada tahun 2001, sebuah dokumen konsensus dari The International Life Sciences Institute Europe mengajukan sebuah batasan yang sederhana dan sekarang telah secara luas diterima sebagai batasan dari probiotik yaitu: makanan suplemen berupa bakteri hidup yang dapat memberi pengaruh menguntungkan bagi kesehatan manusia. FULLER (1989) menyatakan persyaratan yang harus dimiliki probiotik yang baik antara lain: (1) merupakan flora normal usus yang non patogenik, dapat mempertahankan aktivitasnya pada kondisi lingkungan yang tinggi keasamannya yaitu di lambung, dan pada konsentrasi garam yang tinggi di usus halus, (2) dapat tumbuh dan melakukan metabolisme dengan sangat cepat dan terdapat dalam jumlah yang tinggi, (3) mengkolonisasi bagian tertentu saluran pencernaan dimana diperlukan kemampuan untuk menempel pada permukaan epitelium (4) dapat memproduksi secara efisien asam-asam organik dan kemungkinan mempunyai sifat antimikrobra spesifik terhadap bakteri yang membahayakan, dan (5) mudah untuk diproduksi, bertahan hidup pada skala besar dan dapat mempertahankan viabilitas selama penyimpanan. 

Pustaka:
BAILEY, J.S., L.C. BLANKENSHIP and N.A. COX. 1991. Effect of Fructooligosaccharide on Salmonella Contamination of The Chicken Intestine. Poult. Sci. 70: 2433 – 2438.

BARRETEAU, H., C. DELATTRE and P. MICHAUD. 2006. Production of Oligosaccharides as
Promising New Food Additive Generation. Food Technol. Biotechnol. 44(3): 323 – 333.

COLLINS, M.D and G.R. GIBSON. 1999. Probiotics, Prebiotics, and Synbiotics: Ppproaches for Modulating The Microbial Ecology of The Gut. Am. J. Clin. Nutr. 69: 1052S – 1057S.

Flickinger, E.A. 2003. Oligosaccharides as functional food: can we improve gut health? Nutritional biotechnology in the feed and food industries. Proceeding of Alltech`s 19th Annual Symposium: 345-353. Edited by Lyons, T.P. and K.A. Jaques, Nothingham. University Press, UK.

HARYATI, T., SUPRIJATI K., dan SUSANA I.W.R. 2010nyawa Oligosakarida dari Bungkil Kedelai dan Ubi Jalar sebagai Prebiotik untuk Ternak. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.

FULLER, R. 1989. Probiotics in Man and Animals. J. Appl. Bacterial. 66: 365 – 378.

OYOFO, B.A., J.R. DELOACH, D.E CORRIER, J.O. NORMAN, R. L.ZIPRIN dan MOLLENHAUER. 1989. Effecks of Carbohydrat on Salmonella Typhimurium Colonization in Broiler Chickens. Avian Dis. 33: 531 – 534.

ROBERFOID, M.B., J.A.E. VANLOO dan G. R. GIBSON. 1998. The Bifidogenic Nature of Chicory Insulin and Its Hydrolysis Products. J. Nutr. 128: 11 – 19.

Tips Menghilangkan Kutu Rambut

Siapa yang rambutnya berkutu hayo? Ihh, jijik ya, tapi pada kenyataannya, gak sedikit orang yang rambutnya berkutu lo, terutama anak kecil (termasuk ade gw, dan gw, itu dulu). Yups, hewan sejenis artropoda ini emang sulit diberantas dan mudah menyebar. Kutu rambut berkembang biak dalam kurun waktu seminggu saja, dari mulai berbentuk telur hingga kutu dewasa. Pantas saja semua orang bisa mudah diserang oleh hewan kecil ini. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kutu rambut, mulai dari menggunakan obat kutu rambut, misalnya peditok (tapi cara ini bisa membuat rambut berwarna kemerahan), sampai dengan menggunakan lotion anti nyamuk juga bisa lo, yang penting bikin kutu mabok dan terkapar, sehingga kutu akan hilang terbawa bilasan air ketika keramas. Atau bisa juga dengan menggunakan minyak zaitun.

Minyak zaitun berasal dari buah zaitun (Olea europaea). Buah ini berasal dari Mediterania, Asia dan Afrika, dengan tinggi pohon mencapai 8-11 m, batang pohon yang gemuk, buahnya berbiji banyak, dan ukurannya kecil-kecil sekitar 1-2,5 cm saja.  Dalam setiap satu liter minyak zaitun terdapat 200-800 ml polifenol, yaitu antioksidan yang baik untuk kesehatan. Selain itu, buah ini mengandung vit E dosis tinggi, vit A, vit K, juga antioksidan lain, seperti phylosterol, flavonoid, dan senyawa phenolic. Menurut sejumlah penelitian, dalam minyak zaitun pun terkandung lemak berantai tunggal seperti yang terkandung dalam air susu ibu, sehingga minyak ini baik untuk dikonsumsi secara langsung maupun untuk memasak. Oleh karena itu pula minyak ini baik untuk penderita obesitas, diabetes dan bisa  mengobati penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah dan hipertensi.

Nah bagaimana dengan obat kutu rambut? Minyak ini bisa langsung dioleskan ke rambut dan kulit kepala. Dalam waktu beberapa jam, kutu rambut akan mati dan rambut pun akan terbebas dari kutu rambut sehingga takkan ada lagi gangguan rasa gatal yang berasal dari kutu rambut. Selamat mencoba, dan semoga berhasil!^^

Disunting dari:

Aisah, Siti. 2013. Minyak Zaitu, Obat Kutu Rambut. Koran PR 27 Oktober 2013. 

Minggu, 01 Desember 2013

A Whole New World lyrics (ost Aladdin)

Disney emang gada matinya, membuat film-film animasi, termasuk film animasi satu ini yang romantis dan so sweet banget. Makanya ni aku kasih lirik ost Aladdin, A Whole New World (pernah dinyanyiin m kyuhyun yang gak kalah merdunya) + translet Indonesianya yang aku terjemahin sendiri (semoga tdk menyesatkan.haha.piis :)

I can show you the world
Shining, shimmering, splendid
Tell me, princess, now when did
You last let your heart decide?

I can open your eyes
Take you wonder by wonder
Over, sideways and under
On a magic carpet ride

A whole new world
A new fantastic point of view
No one to tell us no
Or where to go
Or say we're only dreaming

A whole new world
A dazzling place I never knew
But when I'm way up here
It's crystal clear
That now I'm in a whole new world with you
Now I'm in a whole new world with you

Unbelievable sights
Indescribable feeling
Soaring, tumbling, freewheeling
Through an endless diamond sky

A whole new world
Don't you dare close your eyes
A hundred thousand things to see
Hold your breath - it gets better
I'm like a shooting star
I've come so far
I can't go back to where I used to be

A whole new world
Every turn a surprise
With new horizons to pursue
Every moment red-letter
I'll chase them anywhere
There's time to spare
Let me share this whole new world with you

A whole new world
That's where we'll be
A thrilling chase
A wondrous place
For you and me

Indonesian Translete

Seluruh/seisi dunia
Aku dapat menunjukkanmu dunia
Bersinar/bercahaya, berkilau dan bagus
Ceritakan padaku, putri, sekarang kapan
Kamu terakhir kali membiarkan hatimu memutuskan?

Aku dapat membuka matamu
Membawamu ke keajaiban demi keajaiban
Diatas, disamping dan dibawah
Diatas sebuah karpet terbang sihir

Seisi dunia
Sebuah tempat mempesona yang aku tidak pernah tahu
Tetapi ketika aku berjalan diatas sini
Inilah kristal yang terang
Itulah sekarang aku sedang dalam seisi dunia bersamamu
Sekarang  aku sedang didalam seisi dunia bersamamu

Pandangan yang tidak dapat dipercaya
Perasaan yang tidak dapat dijelaskan
Membumbung tinggi, berguling, bebas berbalik/terjun bebas(?)
Menembus sebuah langit berlian tak berujung

Seisi dunia
Janganlah kamu berani untuk menutup matamu
Seratus ribu benda untuk dilihat
Pegang nafasmu – itu lebih baik
Aku seperti sebuah bintang jatuh
Aku  datang dari tempat yang sangat jauh
Aku tidak dapat kembali ke tempat dimana aku dahulu

Seisi dunia
Setiap belokan sebuah kejutan
Dengan horizon baru untuk meneruskan perjalanan
Setiap saat surat merah
Aku akan memburu mereka dimanapun
Ada waktu untuk meluangkan
Biarkan aku berbagi seisi dunia ini bersamamu

Seisi dunia
Itulah dimana kuta akan menjadi

Sebuah pemburuan yang menegangkan

I won't give up - Jazon Mraz



When I look into your eyes
It's like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
Well, there's so much they hold
And just like them old stars
I see that you've come so far
To be right where you are
How old is your soul?

Well, I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

And when you're needing your space
To do some navigating
I'll be here patiently waiting
To see what you find

'Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We've got a lot to learn
God knows we're worth it
No, I won't give up

I don't wanna be someone who walks away so easily
I'm here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools and gifts we got, yeah, we got a lot at stake
And in the end, you're still my friend at least we did intend
For us to work we didn't break, we didn't burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I've got, and what I'm not, and who I am

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up, still looking up.

Well, I won't give up on us (no I'm not giving up)
God knows I'm tough enough (I am tough, I am loved)
We've got a lot to learn (we're alive, we are loved)
God knows we're worth it (and we're worth it)

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

Selasa, 26 November 2013

50 Wasiat Seputar Jodoh (2)


1.      Jangan pernah berputus asa dari rahmat Alloh. Sekelam apa pun masa lalumu, sesuram apa pun akhlakmu dahulu, seburuk apa pun sikapmu di masa silam, tetaplah memiliki harapan tinggi pada kekasih yang hendak jadi pendampingmu nanti. Jangan rendahkan targetmu.
2.      Tua tekun ibadah itu baik, akan tetapi masih muda tekun ibadah jauuuh lebih baik. Raga yang masih bugar dan segar, gunakan dengan benar.
3.      Syukurilah apa yang sudah kau yakini untuk kau pilih menjadi kekasih halalmu. Tak ada manusia yang sempurna. Manusia didampingkan dengan jodohnya justru agar mereka bisa saling melengkapi yang belum lengkap. Menyempurnakan yang belum sempurna.
4.      Tetapkan criteria sehebat mungkin, sesaleh mungkin, sekeren mungkin. Itu merupakan upaya kita untuk membangun keluarga yang hebat, mendidik anak yang saleh, serta menciptakan masyarakat kecil yang berkualitas.
5.      Jangan bandingkan antara pernikahan yang suci dengan pacaran yang haram. Pernikahan adalah ikatan sacral yang sangat dimuliakan oleh Alloh, sedangkan pacaran adalah ikatan yang tidak berdasar sama sekali. Tidak ada satu pun hubungsn dua insane bukan mahrom yang diridhoi Alloh selain pernikahan.
6.      Jangan ragu minta pada alloh pria yang: hebat ilmu agamanya, indah perilakunya, anggun petuturnya, besar pengaruhnya, banyak sahabatnya, kreatif pemikirannya, menarik parasnya, sehat raganya, kuat jiwanya, baik finansialnya. Ungkapkan seperti apa kekasih halal yang engkau idamkan. Sebutkan secara detail pada Alloh segala criteria baik yang engkau harapkan hadir dalam diri jodohmu kelak.
7.      Bagaimana bisa dibilang cinta ketika dia memperlama hubungan yang tidak diridhoi oleh Tuhannya. Bagaimana bisa dibilang cinta yang serius sementara dia terus menunda-nunda nikahnya, sementara gadis yang katanya dicintainya telah lama menanti. Bagaimana bisa dibilang cinta sejati, sementara dia mengabaiakn usia sang gadis yang terus bertambah tapi tak kunjung menikah.
8.      Berpuasalah sejenak. Nikmati masa lajang dengan perbaikan yang terus-menerus. Nikmati masa muda dengan beragam hal yang bisa membantu kita meraih masa depan yang lebih cerah. Hidup adalah perjalanan panjang namun hanya punya satu tujuan: mengabdi kepada Sang Pemilik Hidup.
9.      Tak sulit berbusa-busa bilang cinta. Tak susah berjuta-juta kali bilang sayang. Cinta dan sayang itu harus dibuktikan dengan aksi yang nyata. Keberanian dia menemui orangtua mu untuk mengungkapkan keseriusannya adalah langkah awal untuk membuktikan cintanya. Memang, terkadang butuh ketegasan, butuh keberanian untuk menawarkan pada sang pria. Karena sering kali, pria itu lebih santai dibanding perempuan.
10. Jangan terlalu lama menunda pernikahan. Perbuatan menunda kebaikan, adalah tindakan yang tidak disarankan dalam agama. Kita tak tahu usia kita sampai kapan. Mumpung masih dikasih hidup, yuk kita manfaatkan untuk menyegerakan kebaikan. Semoga dengan itu Alloh mengaruniakan kebahagiaan.

Kang Min Hyuk-Star lyrics


Pada 28 November 2011 pkl 20:23 lalu, akun facebook ku ditandai dalam sebuah catatan yang dibuat oleh salah seorang sahabat terbaikku, yang berinisial A.N.A.O. Ternyata catatan tersebut berisi sebuah lirik lagu korea berjudul Star dari Kang Min Hyuk yang merupakan ost Heartsring (drama korea). Setelah membaca catatannya, aku jadi penasaran untuk mendengarkan lagunya, dan ternyata lagunya juga enak didengar. Berikut lirik berbahasa korea sekaligus catatan sahabatku itu^^

Haneure bitnadon byori 
Jo molli bitnadon byori 
Ne mame neryowannabwa 

Gaseume segyojin byori 
Gaseume bitnadon byori 
Ama noin-got gata 

Ttollineun soriga deullini 
O star 
Tteugoun simjangeul neukkini 
Yo my star ~ 

Aju oren mon yetnalbuto na kkumkkwowatdon sarangi 
Noin-gol ara 
Onjena hamkke hejwo 

Aju oren siganeul-lodo 
Neul gateun jarieso bitnajugil 
Nemam noegeman billyojulge 

Gaseume segyojin byori 
Gaseume bitnadon byori 
Ama noin-got gata 

Ttollineun soriga deullini 
O star 
Tteugoun simjangeul neukkini 
Yo my star ~ 

Aju oren mon yetnalbuto na kkumkkwowatdon sarangi 
Noin-gol ara 
Onjena hamkke hejwo 

Aju oren siganeul-lodo 
Neul gateun jarieso bitnajugil 
Nemam noegeman julge 

Nimamsoge segyojin byoldo 
Nimamsok bitnadon byoldo 
Naege marhe yongwonhi nol saranghe 

Nemam noman barabolgoya 
Tto nodo namaneul barabwa julle 
Uri soroye byori dwe~ jugil

Kang Min Hyuk -Star-
28 November 2011 pukul 20:23
Star that shines in the sky
Star that shines far away from me
Seems like you came down to my heart

Star engraved in my heart
Star that shines in my heart
I think that might be you

Can you hear a quavering voice? Oh star
Can you feel my passionate heart? You’re my star

From a very long time ago
I know that you are the love I’ve been dreaming of
Let us always be together
Even if time passes
(hope that you) Always shine on the same place
My heart, will only be given to you

Can you hear a quavering voice? Oh star
Can you feel my passionate heart? you’re my star

From a long time ago
I know that you are the love I’ve been dreaming of
Let us always be together
Even if time passes
(hope that you) Always shine on the same place
My heart, will only be given to you

The star engraved in your heart
The star that shines in your heart, I hope that is me
Forever I will love you

My eyes will only look at you oh
oh will you only look at me too
Let us be each other’s star


To all my stars:

feby. bintang kami yg paling kecil. ayo berpikir dewasa! feby udh cukup umur lho! hehehe...

kiya. bintang kecil kami yang sangat sangat dewasa. ayok, kapan mw ke tajur?

sarah. hmm, ga usah ditanya lagi. bintang yg paling bersinar di antara kami. kalo ke korea ajak-ajak ya!

sunny. bintang yg paling keras kepala. jangan marah-marah mulu sun-sun!

neng yul. kalo liat bintang yg satu ini, agak sereem. tapi sangat-sangat hangat dan bersahabat. ucapannya kadang sinis, tapi itu bener 100% ^^

antin. ini sih sebelas duabelas sama sarah. bintang yang sinarnya melingkupi biokim. hehe..

nurul. huhu, ini nih bintangnya para elf yang sinarnya berwarna blue saphire. jgn kangen sama heenim ya, kan masih ada sungmin. kekeke~

nitaaa. bintang kami yang tak pernah lelah menebar cahaya. ayo mba nit, adek2nya diurus ya.. :)

hizrah. huwaaa, ini bintang apa ya? suaranya menggelegar di penjuru dunia. tapi tanpa bintang ini, kami semua merasa sangat kesepian. hehe..

nofa. bintang kami yang satu ini juga selalu membawa tawa. keberaniannya membawa kebaikan untuk kami. uni, always be your self. oke?


Jaga terang bintang kami Ya Rabb,,
hingga nyalanya kan selalu bersinar sepanjang malam.
agar dapat menggantikan mentari dan melengkapi rembulan.

Karena aku, mencintai bintang-bintang ku ^^